Pages

Subscribe:

Minggu, 08 Maret 2015

[Lirik Lagu Islami] Haddad Alwi - Sebuah Pengakuan

Assalamualaikum warrahmatullahi wabbarakatuh sobat. Kali ini saya akan mempublikasikan lirik lagu yg menggugah hati saya untuk selalu beribadah dan ingat kepada Allah swt. Lagu itu adalah "Sebuah Pengakuan" yang dinyanyikan oleh Haddad Alwi.

|Lirik|
Oh Tuhan, aku bukanlah ahli surga
Juga tak mampu menahan siksa neraka
Kabulkan taubat ampuni dosa-dosaku
Hanyalah Engkau pengampun dosa hamba-Mu
Dosa-dosaku tak terhitung bagai debu
Ya Illahi terimalah amal taubatku
Sisa umurku berkurang setiap hari
Dosa-dosaku makin bertambah Yaa Illahi
Hamba yang berdosa datang bersimpuh
Menyembah-Mu
Mengaku menyeru dan memohon ampunan-Mu

[CERITA HIKMAH ISLAMI] MEMBANDINGKAN KEBAHAGIAAN

Membandingkan Kebahagiaan

Saat itu, Ada seorang Petani dengan Istrinya yang sedang
bergandengan tangan menyusuri pinggir jalan sepulang
dari sawah sambil diguyur oleh air hujan.
Tiba - tiba, lewatlah sebuah motor di depan mereka.
Berkatalah Sang Petani itu kepada Istrinya, "Lihatlah Bu,
betapa bahagianya suami-istri yang sedang naik motor itu,
meskipun mereka juga kehujanan, tapi mereka bisa cepat
sampai di rumah, tidak seperti nasib kita yang harus lelah
berjalan untuk sampai ke rumah.”
Sementara itu, si Pengendara sepeda motor dengan
Istrinya yang sedang berboncengan di bawah derasnya air
hujan, melihat sebuah mobil pick-up lewat di depan
mereka.
Pengendara motor itu bergumam pada Istrinya, ”Lihatlah
Bu, betapa bahagianya orang yang naik mobil itu. Mereka
tidak perlu kehujanan seperti kita.”
Namun, di dalam sebuah mobil pick-up yang dikendarai
oleh sepasang suami-istri tersebut, telah terjadi
perbincangan, saat sebuah mobil sedan Mercy berpapasan
dan lewat di hadapan mereka, ”Lihatlah Bu, betapa
bahagianya orang yang naik mobil bagus itu. Mobil itu
pastinya nyaman untuk dikendarai, tidak seperti mobil
kita yang sering mogok terus.”
Akan tetapi, Pengendara mobil Mercy itu seorang pria
yang kaya raya, dan ketika dia melajukan mobilnya
dengan kencang, dia melihat sepasang suami-istri yang
sedang berjalan bergandengan tangan di bawah guyuran
air hujan, saat itu juga Pria kaya itu menggerutu dalam
hatinya, ”Betapa bahagianya sepasang suami-istri itu.
Mereka dengan mesranya berjalan bergandengan tangan
sambil menyusuri indahnya jalan di pedesaan ini.
Sementara saya dan Istri saya, tidak pernah punya waktu
untuk berduaan karena kesibukan kami masing-masing.”
Refleksi Hikmah :
”Kebahagiaan tak akan pernah kau miliki, jika kau hanya
melihat kebahagiaan milik orang lain dan selalu
membandingkan hidupmu dengan hidup orang lain.”
So, tetaplah bersyukur atas apa yang kamu miliki dalam
hidupmu sekarang, supaya kau tahu di mana letak bulu
ketiak (kebahagiaan) mu itu berada.
Kebahagiaan itu selalu bersama kita dimanapun kita
berada, hanya sayang kita sering tak menyadarinya...
---------------------------------------------
-----------------------------------------
sumber: hikmah-story.blogspot.com